Backdoor Breaking Ball
Also known as: backdoor slider, backdoor curve
Backdoor breaking ball dimulai di luar strike zone, menjauh dari batter berlawanan tangan, dan bergerak kembali melewati sudut luar untuk called strike, terlihat seperti ball hingga saat terakhir.
Paling umum dilempar oleh pitcher tangan kanan ke hitter tangan kiri (atau sebaliknya), backdoor breaking ball memulai lintasannya jauh dari home plate di sisi lengan lempar dari arah tukikannya — terlihat seperti ball yang jelas — sebelum spin ke sisi glove menariknya kembali melewati sudut luar saat melintasi home plate. Karena lemparan dimulai begitu jauh di luar zona, insting hitter adalah membiarkannya, yang persis membuatnya efektif ketika ditempatkan dengan benar: wasit memanggilnya strike dan hitter dibiarkan menyaksikan lemparan yang ditempatkan dengan baik lewat begitu saja.
Mengeksekusi backdoor breaking ball membutuhkan rasa yang presisi, karena margin antara “backdoor strike” dan “lemparan yang tidak pernah kembali” hanya beberapa inci tukikan. Pitcher biasanya menyimpannya untuk hitungan di mana called strike membawa nilai nyata — 0-0 untuk mencuri strike pertama, atau 3-2 sebagai lemparan tahan-kejar yang tetap mungkin mengenai sudut. Ini adalah lemparan dengan risiko dan command yang lebih tinggi dibanding breaking ball yang dilempar ke bagian home plate sisi-glove yang sudah dijaga hitter.
Example
Dengan hitungan 1-2 pada hitter tangan kiri, pitcher tangan kanan memulai slider-nya jauh dari home plate menjauh dan bergerak kembali melewati sudut luar untuk called strike ketiga — sebuah backdoor slider klasik.
Why it matters
Lokasi backdoor adalah salah satu tes paling jelas dari command lemparan sesungguhnya — ini membutuhkan pitcher mempercayai tukikannya dan menempatkan ke titik yang beberapa inci lebih lebar dibanding lokasi “aman”.
Common mistakes
- Starting the pitch too close to the zone. This either misses as a ball entirely or catches too much of the plate for a hittable strike
- Throwing it in counts where a called strike has little value, wasting a low-margin pitch when a simpler location would do
- Trying it without the release-point consistency to repeat the same break shape, resulting in wildly uneven results start to start
Frequently asked questions
Mengapa disebut lemparan “backdoor”?
Karena lemparan terlihat seperti sepenuhnya meninggalkan zona — keluar melalui “pintu belakang” — sebelum spin menariknya kembali masuk melewati sudut pada saat terakhir.
Hitter mana yang paling sering melihat backdoor breaking ball?
Hitter berlawanan tangan relatif terhadap pitcher — backdoor breaking ball pitcher tangan kanan biasanya dilempar ke batter tangan kiri, karena tukikan sisi-glove bergerak menuju sudut luar melawan mereka.
Related terms
- Front Door Breaking BallFront door breaking ball dimulai di dalam pada batter dengan tangan yang sama — terlihat seperti bisa mengenai mereka — dan bergerak kembali melewati sudut dalam untuk strike alih-alih ball atau hit-by-pitch.
- SliderSlider adalah breaking ball dengan pergerakan lateral dan sedikit kemiringan ke bawah, lebih cepat dari curveball dan biasanya lebih tajam pada tukikan akhirnya.
- CurveballCurveball adalah lemparan breaking off-speed dengan topspin yang membuatnya melengkung ke bawah, sering kali secara dramatis, saat melintasi home plate.
- Tunnel PointTunnel point adalah titik dalam lintasan sebuah lemparan — kira-kira di mana batter harus memutuskan untuk mengayun — tempat dua jenis lemparan berbeda masih berada pada lintasan yang hampir identik sebelum menyimpang.
Related guides & benchmarks
Put this into your swing
SwingVantage can spot this in your own swing — free to start.
See a sample Baseball report first